pengaruh dari keseringan bermain game

Anak-Anak Sering Main Game? Hati-hati 7 Dampak Ini

Anak-anak zaman now pasti sudah tidak asing lagi dengan teknologi dan gadget. Bahkan menurut Marc Prensky, pakar pendidikan lulusan Universitas Harvard dan Yale dari Amerika, anak-anak yang berusia 14 tahun ke bawah merupakan “digital natives” alias penduduk asli yang menghuni dunia digital ini.
Rasanya hampir tidak ada perangkat elektronik yang tidak dikuasai oleh si praremaja, mulai dari komputer PC, komputer tablet, play station, sampai aneka jenis smartphone. Semua itu mereka gunakan tidak lain tidak bukan untuk menjajal beraneka macam game seru yang tersedia secara online, baik yang bisa diunduh gratis maupun yang berbayar.

  • Merasa gelisah dan mudah marah apabila tidak diijinkan bermain.
  • Yang ada di pikirannya hanyalah permainan online.
  • Selalu ingin main game terus menerus dan susah bila disuruh berhenti.
  • Tidak peduli dengan orang-orang di sekitar.
  • Mengalami migrain dan mata lelah karena terlalu lama memandang layar komputer atau gadget.
Bermain game memang bisa memberi kesenangan untuk si anak, tapi bila sampai menyebabkan kecanduan, maka anak berisiko mengalami sejumlah dampak berikut:
Dampak bagi Kesehatan Fisik
  1. Kesehatan Mata Terganggu
Menatap layar komputer atau gadget terlalu lama saat bermain game otomatis akan membuat mata menjadi terasa berat dan mengantuk setiap saat.  
  1. Gangguan Motorik
Hanya duduk bermain game saja seharian juga membuat anak jadi kurang banyak bergerak. Akibatnya, lama kelamaan kemampuan motorik anak akan menurun, sehingga pertumbuhan badannya jadi tidak maksimal dan anak berisiko mengalami obesitas.
  1. Nyeri Sendi
Saat bermain game, anak tanpa sadar duduk membungkuk atau tiduran. Posisi duduk ini bukanlah posisi duduk yang sehat.
  1. Menurunkan Tingkat Konsentrasi Anak
Menurut penelitian, kecanduan bermain gamebisa membuat anak mengalami gangguan konsentrasi.

Dampak bagi Kesehatan Psikohttps://www.blogger.com/blogger.g?blogID=8411613339164060065#editor/target=post;postID=1031892436543625970;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=linklogis
  1. Anak Kurang Bersosialisasi
  1. Masalah Komunikasi
Tidak hanya kemampuan bersosialisasi saja yang bermasalah, anak yang kecanduan gamejuga akan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi.
  1. Membuat Anak Jadi Lebih Agresif

Anak yang kecanduan bermain game yang mengandung unsur kekerasan, seperti perang-perangan, pertarungan, dan lain sebagainya, biasanya akan lebih agresif dan memiliki emosi yang tinggi.Psikohttps://www.blogger.com/blogger.g?blogID=8411613339164060065#editor/target=post;postID=1031892436543625970;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=linklogis

Komentar

  1. Info yang sangat bermanfaat. Terimakasih banyak๐Ÿ˜‰

    BalasHapus
  2. Good information my girl..๐Ÿ˜

    BalasHapus
  3. Sangat sangat bermanfaat bagi kaum muda yang sering main game๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  4. Game memang di gemari semua kalangan,tetapi game juga punya efek samping, ketika si pemain sudah mulai kecanduan oleh game tersebut dia akan terus bermain sampai lupa waktu istirahat,dan tanpa dia sadari kondisi badan mereka tidak stabil,jadi saya sarankan jangan lupa untuk istirahat,main game boleh tapi jangan terlalu memaksakan,,,.. Terimakasih

    BalasHapus
  5. Terimakasih informasinya ๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  6. Sangat bermanfaat terima kasih atas pemberitahuannya
    Tetaplah apdate yg baru lagi supaya lebih ber manfaat''๐Ÿ˜Š

    BalasHapus

Posting Komentar